Puasa di Bulan Ramadhan
Rukun Islam Ke-4: Puasa di Bulan Ramadhan
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Teman-teman,
Setelah syahadat, shalat, dan zakat, kita sampai pada Rukun Islam yang keempat, yaitu puasa di bulan Ramadhan. Puasa adalah ibadah rahasia antara hamba dengan Rabb-nya.
1. Dalil Puasa dalam Hadits Arbain
Teman-teman, puasa juga disebutkan di dua hadits pokok yang sama.
Dalam Hadits Arbain ke-2, Hadits Jibril, di antara jawaban tentang Islam adalah:
وَتَصُومَ رَمَضَانَ
“Dan kamu berpuasa di bulan Ramadhan”[1].
Dalam Hadits Arbain ke-3, hadits pondasi Islam:
بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ
“Islam dibangun di atas lima perkara”[2], dan di antaranya adalah shaumu Ramadhan, puasa di bulan Ramadhan.
2. Mengapa Puasa Begitu Istimewa?
Teman-teman, semua amal anak Adam untuk dirinya, kecuali puasa. Allah berfirman dalam hadits qudsi bahwa puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.
Allah berfirman tentang kewajiban puasa:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”[3].
Dan di bulan Ramadhan, Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia”[4].
3. Bagaimana Puasa Itu Hidup Sehari-hari?
Teman-teman, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus dari subuh sampai maghrib.
Saat kita puasa, kita belajar menahan emosi, menahan lisan dari ghibah, menahan mata dari yang tidak baik. Saat berbuka dengan kurma dan air, kita merasakan nikmatnya syukur.
Puasa Ramadhan melatih kita selama sebulan penuh agar sebelas bulan berikutnya kita lebih bertakwa. Ia adalah madrasah untuk hati.
4. Kesimpulan
Puasa adalah perisai. Ia menjaga kita dari api neraka dan mendidik jiwa menjadi lembut. Siapa yang berpuasa dengan iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang lalu. Mari kita sambut Ramadhan dengan persiapan terbaik.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
📚 Referensi
- Hadits Arbain An-Nawawi No. 2 - Hadits Jibril, riwayat Muslim. sunnah.com/nawawi40:2 - Matan: Wa Tashuuma Ramadhan.[1]
- Hadits Arbain An-Nawawi No. 3 - Buniyal Islamu 'ala Khamsin. sunnah.com/nawawi40:3, juga Bukhari:8 dan Muslim:16.[2]
- QS. Al-Baqarah:183 - quran.com/2/183 - Diwajibkan puasa agar bertakwa.[3]
- QS. Al-Baqarah:185 - quran.com/2/185 - Bulan Ramadhan diturunkan Al-Qur'an.[4]
- QS. Al-Baqarah:187 - quran.com/2/187 - Aturan puasa dan berbuka.[5]

Posting Komentar