Menunaikan Zakat
Rukun Islam Ke-3: Menunaikan Zakat
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Teman-teman,
Setelah syahadat dan shalat, Rukun Islam yang ketiga adalah zakat. Kalau shalat adalah hubungan kita dengan Allah, maka zakat adalah bukti kepedulian kita kepada sesama.
1. Dalil Zakat dalam Hadits Arbain
Teman-teman, zakat disebutkan bersamaan dengan shalat di dua hadits pokok yang sama.
Dalam Hadits Arbain ke-2, Hadits Jibril, ketika Jibril bertanya tentang Islam, di antara jawabannya adalah:
وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ
“Dan kamu menunaikan zakat”[1].
Dalam Hadits Arbain ke-3, hadits tentang bangunan Islam:
بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ
“Islam dibangun di atas lima perkara”[2], dan yang ketiga adalah itaiz zakat, menunaikan zakat.
2. Mengapa Zakat Menyucikan dan Menumbuhkan?
Teman-teman, kata zakat sendiri artinya suci dan tumbuh. Dengan zakat, harta kita disucikan dan justru akan bertambah berkahnya.
Allah berfirman:
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka”[3].
Dan juga:
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
“Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat”[4].
Jadi zakat itu bukan mengurangi harta, tapi membersihkan dan menumbuhkan.
3. Bagaimana Zakat Itu Hidup Sehari-hari?
Teman-teman, zakat mengajarkan kita untuk tidak pelit dan peduli.
Saat kita mendapat uang jajan atau gaji, kita ingat ada hak orang lain di dalamnya. Dari harta yang kita keluarkan, ada anak yatim yang bisa sekolah, ada tetangga yang bisa makan.
Kita bisa mulai dari yang kecil, seperti menyisihkan sebagian uang jajan untuk kotak amal masjid atau membantu teman yang kesulitan. Itu latihan agar nanti ketika sudah wajib zakat, hati kita sudah terbiasa memberi.
Zakat membuat harta berkah, hati tenang, dan persaudaraan kuat.
4. Kesimpulan
Zakat adalah pembersih harta dan bukti keimanan. Siapa yang menunaikannya dengan ikhlas, Allah akan sucikan hartanya dan lipatgandakan pahalanya. Mari kita biasakan memberi, karena dengan memberi, kita justru menerima lebih banyak dari Allah.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
📚 Referensi
- Hadits Arbain An-Nawawi No. 2 - Hadits Jibril, riwayat Muslim. sunnah.com/nawawi40:2 - Matan: Wa Tu'tiyaz Zakah.[1]
- Hadits Arbain An-Nawawi No. 3 - Buniyal Islamu 'ala Khamsin. sunnah.com/nawawi40:3, juga Bukhari:8 dan Muslim:16.[2]
- QS. At-Taubah:103 - quran.com/9/103 - Ambillah zakat untuk membersihkan dan mensucikan mereka.[3]
- QS. Al-Baqarah:43 - quran.com/2/43 - Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat.[4]
- QS. Al-Baqarah:267 - quran.com/2/267 - Nafkahkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik.[5]

Posting Komentar