Dua Kalimat Syahadat
Rukun Islam yang Pertama: Syahadat - Pintu Masuk Islam
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Teman-teman,
Kita akan membahas pondasi paling utama dalam agama kita, yaitu Rukun Islam yang pertama: Syahadat. Tanpa ini, seluruh amal tidak akan diterima.
1. Dalil Rukun Islam dalam Hadits Arbain
Teman-teman, ada dua hadits yang sering kita dengar dan keduanya ada di Hadits Arbain An-Nawawi. Jangan sampai tertukar ya.
Hadits Arbain ke-2 adalah Hadits Jibril. Diriwayatkan dari Umar bin Khattab, ketika Jibril datang bertanya tentang Islam, Iman, dan Ihsan. Tentang Islam, Rasulullah menjawab:
أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُومَ رَمَضَانَ، وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلًا
Artinya Islam itu kamu bersyahadat, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan haji jika mampu[1].
Adapun Hadits Arbain ke-3 adalah hadits pondasi. Dari Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda:
بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ الْبَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ
“Islam dibangun di atas lima perkara”[2], dan yang pertama adalah syahadat.
2. Apa Makna Syahadat?
Syahadat itu dua kalimat yang ringan di lisan, tapi berat di timbangan.
Pertama, لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ. Artinya tidak ada yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah. Kita lepaskan hati dari bergantung kepada selain-Nya.
Kedua, مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ. Artinya Muhammad adalah utusan Allah. Jadi kita benarkan kabarnya, taati perintahnya, dan ikuti cara ibadahnya.
Allah berfirman:
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ
“Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah”[3]
Dan tentang kerasulan beliau:
مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ
“Muhammad itu adalah utusan Allah”[4]
3. Bagaimana Syahadat Itu Hidup Sehari-hari?
Teman-teman, syahadat bukan hanya diucapkan saat masuk Islam saja. Ia hidup bersama kita.
Saat kita khawatir tentang rezeki, kita ingat kalimat pertama, bahwa hanya Allah pemberi rezeki. Saat kita takut, kita minta tolong hanya kepada Allah.
Saat kita ingin dicintai Rasulullah, kita ikuti kebiasaan baik beliau. Makan dengan tangan kanan, mengucap bismillah, berkata jujur, menyayangi tetangga. Itu semua adalah bukti dari kalimat kedua.
Jadi syahadat itu menenangkan hati dan mengarahkan laku kita setiap hari.
4. Kesimpulan
Syahadat adalah kunci. Kunci surga. Ia bukan sekadar ucapan, tapi keyakinan di hati dan dibuktikan dengan amal. Semoga Allah wafatkan kita di atas kalimat ini.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
📚 Referensi
- Hadits Arbain An-Nawawi No. 2 - Hadits Jibril, riwayat Muslim. sunnah.com/nawawi40:2 - Matan: An Tashhada An Laa Ilaaha Illallah[1]
- Hadits Arbain An-Nawawi No. 3 - Buniyal Islamu 'ala Khamsin. sunnah.com/nawawi40:3, juga Bukhari:8 dan Muslim:16[2]
- QS. Muhammad:19 - quran.com/47/19[3]
- QS. Al-Fath:29 - quran.com/48/29[4]
- QS. Ali Imran:18 - quran.com/3/18[5]

Posting Komentar