Adab Dan Doa Berwudhu Serta Fadhilahnya

Table of Contents
Ceramah Anak Singkat Adab dan Doa Berwudhu serta Fadhilahnya -  Daar elthooba

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Halo teman-teman shalih dan shalihah! Sebelum kita mendirikan shalat menghadap Allah SWT, kita diwajibkan untuk berwudhu. Wudhu bukan sekadar membasuh tangan, wajah, dan kaki dengan air, melainkan sebuah ibadah suci untuk membersihkan diri dari hadats kecil.

Sering kali kita melihat ada anak-anak yang berwudhu sambil bergurau, bermain air, atau terburu-buru sehingga ada bagian kulit yang tidak terkena air. Padahal, wudhu yang dilakukan dengan tenang dan mengikuti adab serta doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ memiliki keutamaan yang luar biasa.

1. Adab dan Doa Sebelum Wudhu

Sebelum mulai mengalirkan air ke anggota badan, adab pertama adalah berniat di dalam hati untuk menghilangkan hadats, lalu lisan kita membaca kalimat dzikir yang sangat penting ini:

بِسْمِ اللَّهِ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah."

Dalil Shahih: HR. Abu Dawud (No. 92) dan Tirmidzi (No. 25). Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada wudhu (tidak sempurna) bagi orang yang tidak menyebut nama Allah di awalnya."

2. Doa Setelah Selesai Wudhu

Setelah seluruh anggota wudhu terbasuh dengan sempurna, adab berikutnya adalah menghadap ke arah kiblat, mengangkat tangan, lalu membaca doa yang agung ini:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang mensucikan diri."

Dalil Shahih: HR. Ibnu Majah (No. 463)untuk kalimat syahadat, dan tambahan lafadz taubat diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi (No. 50) dengan sanad yang shahih.

Fadhilah Berwudhu:

  • Gugurnya Dosa-Dosa Bersama Tetesan Air Wudhu: Dalam hadits riwayat Imam Muslim (No. 244), Rasulullah ﷺ bersabda bahwa ketika seorang muslim berwudhu lalu membasuh wajahnya, maka keluarlah dari wajahnya setiap dosa yang dilihat oleh matanya bersama air atau bersama tetesan air yang terakhir. Begitu pula saat membasuh tangan dan kaki, hingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa.
  • Dibukakan 8 Pintu Surga: Sesuai redaksi teks HR. Ibnu Majah no. 463, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang muslim berwudlu dan membaguskan wudlunya kemudian membaca: ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLAALLHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya), kecuali akan dibukakan untuknya delapan pintu surga, ia masuk dari pintu mana saja yang ia suka."

Masya Allah! Begitu murah hati Allah SWT kepada kita. Hanya dengan berwudhu secara rapi, tenang, dan ditutup dengan doa singkat tadi, nama kita sudah diundang untuk memasuki pintu surga mana pun yang kita mau.

Mulai hari ini, yuk kita hargai setiap tetesan air wudhu kita. Jangan terburu-buru dan jangan bermain-main lagi ya saat berwudhu!

Demikian ceramah singkat dari saya. Semoga Allah menerima ibadah wudhu dan shalat kita.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Oleh daar elthooba

Posting Komentar

Chat via WhatsApp