Adab Mengetuk Pintu dan Memasuki Ruangan

Table of Contents

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Halo teman-teman shalih dan shalihah, juga Ayah dan Bunda yang dirahmati Allah! Sering tidak kita melihat orang yang rajin pergi mengaji ke masjid, rajin shalat, tapi saat datang ke rumah orang lain, ke kelas, atau ke kantor, sifatnya justru bikin kaget? Bukannya mengetuk pintu dengan sopan, malah menggebrak pintu keras-keras, memukul-mukul pembatas, atau berteriak memanggil nama pemilik rumah dari luar. Sungguh, ini adalah pemandangan yang sangat menyedihkan.

Pintar mengaji dan membaca Al-Qur'an itu sangat bagus, tetapi ilmu tidak ada gunanya jika kita tidak memiliki adab. Rasulullah ﷺ dikirim ke dunia ini justru untuk menyempurnakan akhlak kita. Islam adalah agama yang sangat indah dan mendetail, bahkan urusan bertamu dan mengetuk pintu pun diatur secara tegas agar kita tidak mengganggu kenyamanan orang lain.

1. Adab Meminta Izin dan Mengetuk Pintu

Ketika mendatangi rumah orang lain, forum, atau ruangan kerja, Rasulullah ﷺ memberikan aturan yang sangat jelas. Mengetuk pintu itu harus lembut, tidak boleh menggebrak, dan dibatasi maksimal sebanyak tiga kali saja.

الِاسْتِئْذَانُ ثَلَاثٌ، فَإِنْ أُذِنَ لَكَ وَإِلَّا فَارْجِعْ

Artinya: "Meminta izin itu tiga kali, jika diizinkan untukmu (maka masuklah) dan jika tidak, maka pulanglah." (HR. Bukhari no. 6245 dan Muslim no. 2153).

Para sahabat menceritakan bahwa saking sopannya mereka, cara mereka mengetuk pintu rumah Rasulullah ﷺ adalah hanya dengan menggunakan ujung jari atau kuku saja, bukan dengan hantaman telapak tangan, apalagi tendangan kaki. Jika setelah tiga kali mengetuk dan memberi jeda ternyata tidak ada jawaban, adab yang benar adalah kita berbalik pulang dengan lapang dada, bukan malah mengintip lewat jendela atau menggedor lebih keras.

2. Kewajiban Mengucapkan Salam dan Fadhilahnya

Sebelum atau bersamaan dengan meminta izin masuk, kita diwajibkan menyebarkan salam sebagai doa keselamatan bagi penghuni tempat tersebut. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nur ayat 27 yang melarang kita masuk ke rumah orang lain sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.

Lalu, apa keuntungan orang yang selalu memulai dengan salam ketika bertamu atau masuk ke sebuah ruangan? Rasulullah ﷺ menjanjikan fadhilah yang luar biasa:

لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

Artinya: "Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman secara sempurna hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang jika kalian lakukan, kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR. Muslim no. 54).

Fadhilah Berdasarkan Teks Hadits:

  • Syarat Sempurnanya Iman untuk Masuk Surga: Sesuai redaksi teks hadits di atas, mengucapkan salam adalah kunci untuk menumbuhkan rasa cinta karena Allah di antara sesama muslim, dan rasa cinta itulah yang menyempurnakan iman kita sebagai tiket menuju surga.
  • Mendapat Jaminan Keamanan dari Allah: Dalam hadits shahih lainnya (HR. Abu Dawud no. 5626), Rasulullah ﷺ bersabda bahwa ada tiga kelompok manusia yang semuanya berada dalam jaminan dan perlindungan penuh dari Allah SWT, salah satunya adalah: "Seorang yang masuk ke rumahnya (atau tempat orang lain) dengan mengucapkan salam."

Teman-teman dan para orang tua sekalian, mari kita ubah kebiasaan buruk kita mulai hari ini. Jangan jadi orang yang rajin menuntut ilmu agama tetapi melupakan sopan santun dasar. Saat bertamu atau masuk ruangan, datangi dengan tenang, ketuklah pintunya dengan lembut menggunakan ujung jari, berdiri agak menyamping (tidak menghadap langsung ke dalam pintu yang terbuka), lalu ucapkan salam yang santun.

Demikian ceramah singkat mengenai adab bertamu ini. Semoga Allah SWT menjadikan kita golongan hamba-Nya yang berilmu tinggi sekaligus berakhlak mulia.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Posting Komentar